DATA VEKTOR 1

Pada sesi kali ini, penulis akan membahas tentang tata cara pengolahan data vektor yaitu pemotongan data vektor pada software ArcGIS. Pemotongan data vektor pada software ArcGIS dapat menggunakan 2 cara yaitu: Select by Attributes dan Clip.

Select by Attributes dapat dilakukan dengan cara memasukkan algoritma pada attribute table sehingga memotong bagian yang diinginkan atau yang tidak diinginkan. Metode Clip dapat digunakan apabila anda ingin memotong data vektor berdasarkan suatu data vektor lainnya.

Berikut adalah tata cara melakukan Select by Attributes pada Software ArcGIS:

  1. Siapkan data vektor yang anda ingin potong (dalam kasus ini penulis menggunakan data vektor fishnet yang penulis gunakan dalam post sebelumnya)1
  2. Pada toolbar Editor > Start Editing2
  3. Pada Table of Content klik kanan pada data vektor yang ingin dipotong > Open Attribute Table3
  4. Pada Attribute Table > Table Option > Select by Attributes4
  5. Masukkan algoritma yang anda inginkan (dalam kasus ini penulis menggunakan  “DEM”=0 or “DEM”=-9999 algoritma ini digunakan untuk menghilangkan data elevasi yang bernilai 0 dan -9999)5
  6. Klik Delete Selected6
  7. Berikut adalah hasil pemotongan data vektor menggunakan metode Select by Attributes:7

 

Berikut adalah tatacara melakukan Clip pada software ArcGIS:

  1. Siapkan data vektor dan data poligon yang akan anda gunakan1
  2. Pada Toolbar > Geoprocessing > Clip2
  3. Masukkan Input Features dengan data vektor anda > Clip features dengan shp garis pantai > Simpan pada lokasi yang anda inginkan3
  4. Berikut adalah hasil pemotongan data vektor menggunakan metode Clip:4

 

Berikut adalah cara memotong data raster menggunakan data vektor dengan metode Extract by Mask pada software ArcGIS:

  1. Siapkan data vektor yang telah terpotong1
  2. Pada ArcToolbox > 3D Analyst Tools > Raster Interpolation > Kriging2
  3. Masukkan Input point features dengan data vektor anda dan masukan z falue dengan data elevasi pada data vektor anda lalu OK3
  4. Berikut adalah hasil kriging yang telah dilakukan4
  5. Pada ArcToolbox > Spatial Analyst Tools > Extraction > Extract by Mask5
  6. Masukkan Input raster dengan hasil kriging yang telah anda lakukan dan input raster or feature mask data dengan data yang akan anda gunakan untuk memotong raster tersebut, lalu OK6
  7. Berikut adalah hasil pemotongan menggunakan Extract by Mask:5

Perbandingan Landsat Level-2, 6SV, Apparent Reflectance, DOS dan FLAASH

Pada sesi kali ini, penulis akan menunjukkan perbandingan hasil koreksi atmosfer yang telah dilakukan pada sesi-sesi sebelumya. Adapun metode yang telah dilakukan adalah 6SV, Apparent Reflectance, Dark Object Subtraction dan FLAASH Atmospheric Correction.

Berikut adalah perbandingan tampilan citra hasil koreksi atmosfer:

  1. Landsat Level-2ESPA FINAL
  2. 6SV6SV FINAL
  3. Apparent ReflectanceAPPARENT REFLECTANCE FINAL
  4. Dark Object SubtractionDOS FINAL
  5. FLAASH Atmospheric CorrectionFLAASH FINAL

Berikut adalah perbandingan statistik hasil koreksi atmosfer:

  1. Landsat Level-2
  2. 6SV
  3. Apparent Reflectance
  4. Dark Object Subtraction
  5. FLAASH Atmospheric Correction