Tutorial Proximity Analysis Raster-based Tools Pada ArcGIS

Setelah kita mempelajari ilmu dasar tentang proximity analysis, sekarang kita akan mempelajari tentang cara menggunakannya pada software ArcGIS 10.6.1. Berikut adalah metode-metode yang akan kita bahas:

  1. Euclidean Distance, digunakan untuk menghitung jarak ke pusat setiap sel yang terdekat

    FINAL EDISTANCE 1
    Hasil dari Euclidean Distance
  2. Euclidean Allocation, digunakan untuk memberikan setiap sel identifier dari pusat setiap sel yang terdekat

    FINAL EALLOCATION 1
    Hasil dari Euclidean Allocation
  3. Euclidean Direction, digunakan untuk menghitung arah ke pusat masing2 sel yang terdekat

    FINAL EDIRECTION 1
    Hasil dari Euclidean Direction
  4. Cost Distance, digunakan untuk menghitung jarak ke pusat setiap sel yang terdekat, meminimalkan biaya yang ditentukan dalam biaya permukaan

    FINAL CDISTANCE
    Hasil dari Cost Distance
  5. Cost Allocation, digunakan untuk memberikan setiap sel pengindentifikasi dari pusat setiap sel yang terdekat, meminimalkan biaya yang ditentukan dalam biaya permukaan
  6. Cost Path, digunakan untuk menghitung biaya terendah jalan dari pusat ke tujuan, meminimalkan biaya yang ditentukan dalam biaya permukaan
  7. Cost Back Link, digunakan sebagai pengidentifikasi untuk setiap sel sel tetangga yang berada di jalur paling murah dari sumber ke tujuan, meminimalkan biaya yang ditentukan dalam biaya permukaan
  8. Path Distance, digunakan untuk menghitung jarak ke pusat sel, meminimalkan biaya horizontal secara spesifik dalam biaya permukaan, serta biaya berbasis-permukaan jarak permukaan dan kesulitan perjalanan vertikal yang ditentukan oleh raster medan dan parameter biaya vertikal

    FINAL PDISTANCE
    Hasil dari Path Distance
  9. Path Distance Allocation, digunakan untuk memberikan setiap sel pengindentifikasi dari pusat setiap sel yang terdekat, meminimalkan biaya horizontal secara spesifik dalam biaya permukaan, serta biaya berbasis-permukaan jarak permukaan dan kesulitan perjalanan vertikal yang ditentukan oleh raster medan dan parameter biaya vertikal
  10. Path Distance Back Link, digunakan untuk mengidentifikasi setiap sel yang bertetangga yang berada pada biaya perjalanan terendah dari pusat ke tujuan, meminimalkan biaya horizontal secara spesifik dalam biaya permukaan, serta biaya berbasis-permukaan jarak permukaan dan kesulitan perjalanan vertikal yang ditentukan oleh raster medan dan parameter biaya vertikal

    FINAL PBACKLINK
    Hasil dari Path Distance Back Link
  11. Corridor, digunakan untuk menghitung jumlah biaya gabungan untuk 2 biaya masukan jarak raster, sel dibawah memberikan nilai ambang menentukan suatu area, atau koridor, di antara sumber-sumber di mana dua biaya diminimalkan
  12. Surface Length, digunakan untuk menghitung jarak dari garis fitur sepanjang permukaan, memperhitungkan medannya

 

Pada kali ini akan ditunjukan tentang tata cara melakukan Proximity Analysis Raster-based Tools metode Euclidean Distance :

  1. Masukkan citra multi spektral dan srtmEDISTANCE 1
  2. Pada menu ArcToolbox, pilih Spatial Analyst Tools > Distance > Euclidean DistanceEDISTANCE 2
  3. isikan input raster atau features source data dengan data (raster atau vektor) yang anda inginkan, lalu OKEDISTANCE 3
  4. Berikut adalah hasil Euclidean Distance 

 

Pada kali ini akan ditunjukan tentang tata cara melakukan Proximity Analysis Raster-based Tools metode Euclidean Allocation :

  1. Masukkan citra multi spektral dan srtmEDISTANCE 1
  2. Pada menu ArcToolbox, pilih Spatial Analyst Tools > Distance > Euclidean AllocationEALLOCATION 1
  3. isikan input raster atau features source data dengan data (raster atau vektor) yang anda inginkan, lalu OKEALLOCATION 2
  4. Berikut adalah hasil Euclidean Allocation

 

Pada kali ini akan ditunjukan tentang tata cara melakukan Proximity Analysis Raster-based Tools metode Euclidean Direction :

  1. Masukkan citra multi spektral dan srtmEDISTANCE 1
  2. Pada menu ArcToolbox, pilih Spatial Analyst Tools > Distance > Euclidean DirectionEDIRECTION 1
  3. isikan input raster atau features source data dengan data (raster atau vektor) yang anda inginkan, lalu OKEDIRECTION 2
  4. Berikut adalah hasil dari Euclidean Direction

Pada kali ini akan ditunjukan tentang tata cara melakukan Proximity Analysis Raster-based Tools metode Cost Distance :

  1. Masukkan citra multi spektral, srtm, slope, dan reclassify slopeEDISTANCE 1
  2. Pada menu ArcToolbox, pilih Spatial Analyst Tools > Distance > Cost DistanceCDISTANCE 1
  3. isikan input raster atau features source data dengan data (raster atau vektor) yang anda inginkan dan isikan input cost raster dengan Reclass_Slop1, lalu OKCDISTANCE 2
  4. Berikut adalah hasil dari cost distance

     

Pada kali ini akan ditunjukan tentang tata cara melakukan Proximity Analysis Raster-based Tools metode Path Distance :

  1. Masukkan citra multi spektral, srtm, slope, dan reclassify slopeEDISTANCE 1
  2. Pada menu ArcToolbox, pilih Spatial Analyst Tools > Distance > Path DistancePDISTANCE 1
  3. isikan input raster atau features source data dengan data (raster atau vektor) yang anda inginkan, isikan input cost raster dengan Reclass_Slop1 dan isikan input surface raster dengan Slope_tif1, lalu OKPDISTANCE 2
  4. Berikut adalah hasil dari Path distance

     

Pada kali ini akan ditunjukan tentang tata cara melakukan Proximity Analysis Raster-based Tools metode Path Distance Back Link :

  1. Masukkan citra multi spektral, srtm, slope, dan reclassify slopeEDISTANCE 1
  2. Pada menu ArcToolbox, pilih Spatial Analyst Tools > Distance > Path Distance Back LinkPBACKLINK
  3. isikan input raster atau features source data dengan data (raster atau vektor) yang anda inginkan, isikan input cost raster dengan SRTM dan isikan input surface raster dengan hasil dari path distance, lalu OKPBACKLINK 1
  4. Berikut adalah hasil dari Path distance Back Link

Tutorial Proximity Analysis Feature-Based Tools pada ArcGIS

Setelah kita mempelajari ilmu dasar tentang proximity analysis, sekarang kita akan mempelajari tentang cara menggunakannya pada software ArcGIS 10.6.1. Berikut adalah metode-metode yang akan kita bahas:

  1. Buffer, digunakan untuk membuat fitur baru dengan batasan fitur pada jarak tertentu dari suatu fitur yang diinginkan

    FINAL BUFFER
    Hasil dari Metode Bufer
  2. Near, digunakan untuk menghitung jarak terdekat antar 2 fitur dengan cara menambahkan field pada atribut field

    FINAL NEAR
    Tabel Hasil Metode Near
  3. Select by Location, digunakan untuk memilih fitur dari kelas fitur yang dituju dengan jarak yang telah diberikan dari fitur yang diinput

    FINAL LOCATION
    Hasil dari Metode Select by Location
  4. Create Thiessen Polygons, digunakan untuk membuat poligon dari area yang terdekat pada setiap fitur untuk satu set fitur yang diinput

    FINAL THIESSEN
    Hasil dari Create Thuessen Polygons
  5. Make Closest Facility Layer, digunakan untuk menetapkan parameter analisis untuk mencari lokasi terdekat atau sekelompok lokasi pada pada sebuah jaringan ke lokasi yang lain

    FINAL NETWORK
    Hasil dari Clesest Facility Layer
  6. Make Service Area Layer, digunakan untuk menetapkan parameter analisis untuk mencari poligon yang menjelaskan area dengan jarak yang diberikan sepanjang jaringan di semua arah dari satu atau banyak lokasi

    FINAL SERVICE
    Hasil dari Make Service Area Layer
  7. Make Route Layer, digunakan untuk menetapkan parameter analisis untuk mencari jalan terdekat antara satu set titik

    FINAL ROUTE
    Hasil dari Metode Make Route Layer
  8. Make OD Cost Matrix Layer, digunakan untuk menentukan parameter analisis untuk membuat matriks dari jaringan jarak antara 2 set titik
    FINAL OD
    Hasil dari Metode Make OD Cost Matrix Layer

     

Pada kali ini peneliti ingin menggunakan metode Buffer untuk mengetahui jumlah bangunan yang ada disekitar tempat ibadah pada jarak 250m. Berikut adalah tata cara melakukan Proximity Analysis Feature-based Tools Metode Buffer pada ArcGIS 10.6.1 :

  1. Tampilkan SHP tutupan lahan, SHP sarana ibadah, dan SHP bangunan
  2. Pada menu ArcToolbox, pilih Analysis Tools > Proximity > BufferBUFFER 1
  3. Setelah muncul menu Buffer, isikan input features dengan shp yang anda ingin buffer (pada kali ini saya menggunakan sarana ibadah), lalu isikan nilai linear unit dengan satuannya sesuai yang anda inginkan (pada kali ini saya menggunakan nilai 250, dan meters sebagai satuannya), lalu OKBUFFER 2
  4. Berikut adalah hasil Buffer yang telah dilakukan

    FINAL BUFFER
    Dari gambar tersebut dapat dilihat bahwa terdapat 11 bangunan pada sekitar tempat ibadah tersebut

Pada kali ini peneliti ingin menggunakan metode Near untuk mengetahui jarak terdekat dari pendidikan FID 1 terhadap rumah sakit terdekat . Berikut adalah tata cara melakukan Proximity Analysis Feature-based Tools Metode Near pada ArcGIS 10.6.1 :

  1. Tampilkan SHP tutupan lahan, SHP Pendidikan, dan SHP Rumah sakit
  2. Buka atribute table dari SHP Pendidikan, lalu klik 2 kali pada FID 1NEAR 1
  3. Pada menu ArcToolbox, Pilih Analysis Tools > Proximity > NearNEAR 2
  4. Setelah muncul menu Near, isikan input features dengan shp yang anda ingin buffer (pada kali ini saya menggunakan pendidikan), lalu isikan near feature sesuai yang anda inginkan (pada kali ini saya menggunakan rumah sakit), lalu OKNEAR 3
  5. Hasil dari metode Near dapat dilihat dari atribute table dari SHP PendidikanNEAR 4
  6. Berikut adalah hasil Near yang telah dilakukan

    FINAL NEAR
    Dari gambar tersebut dapat dilihat bahwa jarak terdekat dari pendidikan FID 1 terhadap rumah sakit adalah 0.010152

Pada kali ini peneliti ingin menggunakan metode Select by Location untuk mengetahui bangunan yang berjarak 1 km dari rumah sakit FID 2 . Berikut adalah tata cara melakukan Proximity Analysis Feature-based Tools Metode Select by Location pada ArcGIS 10.6.1 :

  1. Tampilkan SHP tutupan lahan, SHP bangunan, dan SHP rumah sakit
  2. Buka atribute table dari SHP rumah sakit, lalu klik 2 kali pada FID 2LOCATION 3.JPG
  3. Pada menu ArcToolbox, Pilih Data Management Tools > Layer and Table Views > Select Layer by LocationLOCATION 1
  4. Setelah muncul menu Select Layer by Location, isikan input feature layer sesuai SHP yang anda inginkan (pada kali ini saya menggunakan bangunan), isikan Relationship dengan hubungan yang anda inginkan (pada kali ini saya menggunakan within a distance), isikan selecting features sesuai SHP yang kalian inginkan (pada kali ini saya menggunakan rumah sakit) dan isikan search distance sesuai jarak yang inginkan (pada kali ini saya menggunakan 1 km), lalu OKLOCATION 2
  5. Berikut adalah hasil Select by Location yang telah dilakukan
    FINAL LOCATION
    Dari gambar tersebut dapat dilihat bahwa kotak-kotak biru menunjukkan bangunan-bangunan yang berjarak 1km dari rumah sakit, dan bertanda (+) merah menunjukkan lokasi rumah sakit FID 2

     

Pada kali ini peneliti ingin menggunakan metode Create Thiessen Polygons untuk mengetahui daerah yang yang telah tercoveroleh terminal bus . Berikut adalah tata cara melakukan Proximity Analysis Feature-based Tools Metode Create Thiessen Polygons pada ArcGIS 10.6.1 :

  1. Tampilkan SHP tutupan lahan, SHP jalan, dan SHP terminal bus
  2. Pada menu ArcToolbox, pilih Analysis Tools > Proximity > Create Thiessen PolygonsTHIESSEN 1
  3. Setelah menu Create Thiessen Polygons muncul, isikan input features dengan fitur yang anda inginkan (pada kali ini saya menggunakan terminal bus), lalu OKTHIESSEN 2
  4. Berikut adalah hasil Create Thiessen Polygons yang telah dilakukan
    FINAL THIESSEN
    Dari gambar tersebut dapat dilihat bahwa setiap poligon memiliki arti sebagai kawasan terdekat dengan terminal bus didalamnya

     

Pada kali ini peneliti ingin menggunakan metode Make Closest Facility Layer untuk mengetahui rumah sakit sepanjang jalan. Berikut adalah tata cara melakukan Proximity Analysis Feature-based Tools Metode Make Closest Facility Layer pada ArcGIS 10.6.1 :

  1. Buatlah network dataset pada SHP jaringan jalan terlebih dahulu
  2. Klik kanan pada shp jaringan jalan yang berada di catalog, lalu klik New Network DatasetNETWORK 1
  3. Klik next hingga muncul pertanyaan “Do you want to establish driving directions setting  for this network dataset?”, lalu pilih No dan klik nextNETWORK 8
  4. Klik Finish > Yes > Close > YesNETWORK 12
  5. Maka hasilnya akan berbentu seperti iniNETWORK 13
  6. Setelah network dataset berhasil dibuat, Pilih Network Analysis Tools > Analysis > Make Closest Facility LayerNETWORK 14
  7. Setelah menu Make Closest Facility Layer muncul, pada kolom Input Analysis Network masukkan hasil network dataset yang baru dibuat, lalu OKNETWORK 15
  8. Setelah muncul hasilnya buka Network Analysis WindowNETWORK 17
  9. Klik kanan pada facilities lalu klik Load LocationNETWORK 18
  10. Pada kolom Load From pilih shp yang anda inginkan (pada kali ini saya menggunakan rumah sakit), lalu OKNETWORK 19
  11. Setelah selesai Klik SolveNETWORK 21
  12. Berikut adalah hasil Make Closest Facility Layer yang telah dilakukan
    FINAL NETWORK
    Dari gambar tersebut dapat dilihat bahwa bintang hijau adalah rumah sakit dan garis hitam dan ber titik adalah jaringan jalan yang dibuat dengan network dataset

     

Pada kali ini peneliti ingin menggunakan metode Make Service Area Layer untuk mengetahui area rumah sakit sepanjang jalan. Berikut adalah tata cara melakukan Proximity Analysis Feature-based Tools Metode Make Service Area Layer pada ArcGIS 10.6.1 :

  1. Pilih Network Analysis Tools > Analysis > Make Service Area LayerLOCATION.JPG
  2. Setelah menu Make Service Area Layer muncul, pada kolom Input Analysis Network masukkan hasil network dataset yang baru dibuat, lalu OKSERVICE 1
  3. Setelah muncul hasilnya buka Network Analysis WindowROUTE 5
  4. Klik kanan pada facilities lalu klik Load LocationSERVICE 4
  5. Pada kolom Load From pilih shp yang anda inginkan (pada kali ini saya menggunakan rumah sakit), lalu OKSERVICE 5
  6. Setelah selesai Klik SolveSERVICE 7
  7. Berikut adalah hasil Make Service Area Layer yang telah dilakukan
    FINAL SERVICE
    Dari gambar tersebut dapat dilihat bahwa tools ini hampir sama seperti Make Closest Facility Layer namun tools ini memberikan informasi area

     

Pada kali ini peneliti ingin menggunakan metode Make Route Layer untuk mengetahui rute tercepat dari rumah sakit ke rumah sakit lainnya. Berikut adalah tata cara melakukan Proximity Analysis Feature-based Tools Metode Make Route Layer pada ArcGIS 10.6.1 :

  1. Pilih Network Analysis Tools > Analysis > Make Route LayerROUTE 1
  2. Setelah menu Make Route Layer muncul, pada kolom Input Analysis Network masukkan hasil network dataset yang baru dibuat, lalu OKROUTE 2
  3. Setelah muncul hasilnya buka Network Analysis WindowROUTE 5
  4. Klik kanan pada facilities lalu klik Load LocationROUTE 7
  5. Pada kolom Load From pilih shp yang anda inginkan (pada kali ini saya menggunakan rumah sakit), lalu OKROUTE 8
  6. Setelah selesai Klik SolveROUTE 10
  7. Berikut adalah hasil Make Route Layer yang telah dilakukan
    FINAL ROUTE
    Dari gambar tersebut dapat dilihat bahwa lingkaran biru menunjukan lokasi rumah sakit dan garih hijau menunjukkan rute yang akan ditempuh

     

Pada kali ini peneliti ingin menggunakan metode Make OD Cost Matrix Layer untuk mengetahui jarak antara sakit dan pendidikan pada semua tempat. Berikut adalah tata cara melakukan Proximity Analysis Feature-based Tools Metode Make OD Cost Matrix Layer pada ArcGIS 10.6.1 :

  1. Pilih Network Analysis Tools > Analysis > Make OD Cost Matrix LayerOD 1
  2. Setelah menu Make OD Cost Matrix Layer muncul, pada kolom Input Analysis Network masukkan hasil network dataset yang baru dibuat, lalu OKOD 2
  3. Setelah muncul hasilnya buka Network Analysis WindowOD 4
  4. Klik kanan pada facilities lalu klik Load Location pada OriginsOD 5
  5. Pada kolom Load From pilih shp yang anda inginkan (pada kali ini saya menggunakan rumah sakit), lalu OKOD 6
  6. Klik kanan pada facilities lalu klik Load Location pada DestinationsOD 8
  7. Pada kolom Load From pilih shp yang anda inginkan (pada kali ini saya menggunakan pendidikan), lalu OKOD 9
  8. Setelah selesai Klik SolveOD 11
  9. Berikut adalah hasil Make OD Cost Matrix Layer yang telah dilakukan

    FINAL OD
    Dari gambar tersebut dapat dilihat bahwa tools ini membantu membentuk jaringan antara shp rumah sakit dan shp pendidikan dan diketahui jaraknya, hal ini ditujukan apabila ada murid yang sakit maka guru dapat mengetahui rumah sakit mana yang terdekat dari sekolah

Proximity Analysis

Proximity analysis adalah teknik analitik yang digunakan untuk menentukan hubungan antara titik yang dipilih dan tetangganya. Selain itu proximity analysis adalah studi yang menggunakan kecerdasan lokasi menggunakan perangkat lunak pemetaan untuk menghitung jarak, misalnya jarak antara rumah pelanggan terhadap lokasi toko dan jarak antara rumah terhadap sekolah.

Proximity analysis dapat digunakan untuk sebagai tool dalam analisis demografi dan infrastruktur yang nantinya dapat membantu penentuan lokasi mana yang strategis untuk dibangun toko. Hal tersebut ditunjukkan dalam gambar berikut ini :

Ilustrasi Analisis Demografi.png
Ilustrasi Analisis Demografi dan Infrastruktur

Pada gambar diatas dijelaskan bahwa kotak merah diumpamakan sebagai kawasan pemukiman dan lingkaran kuning sebagai lokasi rencana pembangunan toko. Dari analisis demografi kita dapat mengetahui jumlah penduduk yang tinggal pada suatu daerah. Pada case ini dibuat kan model bahwa gambar A adalah toko yang dibangun di perumahan dan pada gambar B toko dibangun di sebuah apartemen. Dari data demografi kita mengetahui bahwa sebagian rumah pada gambar A tidak berpenghuni. Misalkan jumlah penduduknya tiap rumah pada gambar A berisi 4-5 orang yang berarti total warganya adalah 44-55 orang sedangkan pada gambar B apartemen kemungkinan berisi 200 orang lebih . Dari hasil analisa tersebut kita dapat mengetahui bahwa gambar B lebih berpotensi untuk dibangun toko

Proximity Tools dapat dibagi menjadi 2 kategori bergantung pada tipe input yang digunakan, yaitu raster dan feature (vektor).

  1. The feature-based tools memiliki berbagai macam keluaran, sebagai contoh adalah Buffer. Buffer adalah tool yang dapat digunakan untuk memberikan batasan pada sebuah titik atapun garis. Adapun tools yang dapat digunakan selain Buffer adalah sebagai berikut:
    1. Near,
    2. Select by Location,
    3. Create Thiessen Polygons,
    4. Network Distance Tools (Make Closest Facility Layer, Make Service Area Layer, Make Route Layer, Make OD Cost Matrix Layer).

      BUFFER
      Contoh Feature-Based Tools Metode Buffer
  2. The rasted-based memiliki berbagai macam kegunaan, sebagi contoh adalah euclidean distance tools. Euclidean distance tools dapat digunakan untuk mengukur jarak garis lurus dari pusat sel 1 ke pusat sel lainnya. Selain mengukur jaraknya euclidean distance tools juga dapat  menghitung setiap arah sel. Adapun tools yang dapat digunakan adalah sebagai berikut:
    1. Euclidean Distance
    2. Euclidean Allocation
    3. Euclidean Direction
    4. Cost Distance
    5. Cost Allocation
    6. Cost Path
    7. Cost Back Link
    8. Path Distance
    9. Path Distance Allocation
    10. Path Distance Back Link
    11. Corridor
    12. Surface Length