Pada sesi sebelumnya saya telah membahas tentang apa itu pan sharpening ?, namun kita tidak akan faham tentang pan sharpening apabila anda belum mencobanya sendiri. Pada sesi ini nantinya akan dibahas tata cara melakukan pan sharpening atau panchromatic sharpening menggunakan software ArcGIS 10.6.1 dan Envi Classic 5.2. Dalam uji coba pan sharpening kali ini saya menggunakan citra landsat 8 wilayah Pulau Lombok yang dapat didownload pada https://earthexplorer.usgs.gov/.
Berikut adalah langkah-langkah dalam melakukan memuat citra mengunakan software Envi Classic 5.2 :
- Ekstrak citra yang telah didownload pada link tersebut dalam sebuah folder baru dengan klik kanan pada file citra yang telah didownload > pilih extract to LC08_…. > tunggu proses ekstraksi selesai
- Buka software Envi Classic 5.2
- Klik File
- Open Image File
- Pilih pada file citra band 2, 3 ,4
- Lalu klik OK
- Klik RGB Color
- Pilih band 4 untuk R, band 3 untuk G, band 2 untuk B
- Buat display baru dengan cara klik no display, lalu new display
- Setelah muncul klik Load RGB
- Hasil nya adalah sebagai berikut:

Berikut adalah langkah-langkah dalam melakukan layer stacking menggunakan software Envi Classic 5.2 :
- Klik basic tools pada menu toolbar
- Pilih layer stacking
- Klik import file
- Pilih 3 file yang menunjukkan band 4, 3 dan 2
- atur konfigurasi sesuai citra yang anda gunakan
- Klik choose pada bagian enter output filename, lalu simpan dengan nama sesuai yang diinginkan
- Lalu OK
Berikut adalah langkah-langkah dalam melakukan pan sharpening metode HSV menggunakan software Envi Classic 5.2 :
- Klik transform
- Pilih image sharpening
- Lalu pilih HSV
- Klik #Display 1 sebagai input for color band lalu OK
- Pilih Band 8 sebagai high resolution input file
- Pada bagian resampling pilih sesuai kebutuhan anda
- Klik choose pada bagian enter output filename, lalu simpan dengan nama sesuai yang diinginkan
- Lalu OK
- berikut adalah hasil pan sharpening metode HSV dengan perbandingan ketiga resampling yang tersedia :
Berikut adalah langkah-langkah dalam melakukan pan sharpening metode Brovey Transformation menggunakan software Envi Classic 5.2 :
- Klik transform
- Pilih image sharpening
- Lalu pilih color normalized (brovey)
- Klik #Display 1 sebagai input for color band lalu OK
- Pilih Band 8 sebagai high resolution input file
- Pada bagian resampling pilih sesuai kebutuhan anda
- Klik choose pada bagian enter output filename, lalu simpan dengan nama sesuai yang diinginkan
- Lalu OK
- berikut adalah hasil pan sharpening metode Brovey Transformation dengan perbandingan ketiga resampling yang tersedia :
Berikut adalah langkah-langkah dalam melakukan pan sharpening metode Gram-Schmidt Spectral Transformation menggunakan software Envi Classic 5.2 :
- Klik transform
- Pilih image sharpening
- Lalu pilih Gram-Schmidt Spectral Transformation
- Pilih file hasil layer stacking yang telah anda lakukan sebagai low spatial resolution multi band input file
- Pilih band 8 sebagai high spatial resolution pan input band
- Pilih Average of Low Resolution Multispectral File
- Pada bagian resampling pilih sesuai kebutuhan anda
- Klik choose pada bagian enter output filename, lalu simpan dengan nama sesuai yang diinginkan
- Lalu OK
- berikut adalah hasil pan sharpening metode Gram-Schmidt Spectral Transformation dengan perbandingan ketiga resampling yang tersedia :
Berikut adalah langkah-langkah dalam melakukan pan sharpening menggunakan software ArcGIS 10.6.1 :
- Input citra multi spektral dengan cara buka catalog > pilih citra multi spektral > drag pada workspace ArcGIS
- Klik ArcToolbox > pilih data management tools > pilih raster > pilih raster processing > pilih create pan-sharpened raster dataset
- Masukkan citra multi spektral sebagai input rasternya
- Tuliskan lokasi serta nama file hasil pan sharpening pada kolom output raster dataset
- Pilih citra landsat band 8 sebagai panchromatic image
- Pilih metode pada kolom pan-sharpening type
- Apabila anda menggunakan metode Esri maka isi kolom weight dengan nilai weight average (WA) sesuai citra apa yang digunakan, sebagai contoh citra Landsat 8 memiliki WA (RGB NIR) 0.35, 0.45, 0.15, 0.05
- Apabila anda menggunakan citra lain maka WA (RGB NIR) : GeoEye (0.6, 0.85, 0.75 0.3), IKONOS (0.85, 0.65, 0.35, 0.9), QuickBird (0.85, 0.7, 0.35, 1.0), WorldView-2 (0.95, 0.7, 0.5, 1.0)
- Apabila anda menggunakan metode lainnya silahkan lanjut menekan OK
Berikut adalah perbandingan ke 5 metode yang telah dilakukan menggunakan software ArcGIS 10.6.1 :

















